MANOKWARI – Peringatan HUT ke-79 Tentara Nasional Indonesia(TNI) di Provinsi Papua Barat digelar secara meriah di lapangan Makodam XVIII/Kasuari, Sabtu (5/10/2024).
Parade defile prajurit serta alutsista milik Kodam XVIII/Kasuari dan Yonif 761/ Kibibor Akinting, cukup menyedot perhatian masyarakat dan juga keluarga besar TNI yang menyaksikan pelaksanan upacara HUT TNI di Makodam Kasuari.

Sebelumnya perayaan HUT TNI diawali dengan upacara yang dipimpin oleh Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Yusuf Ragainaga dan diikuti ratusan prajurit TNI AD, TNI AL, personel Polri, Pramuka, dan Siswa SMA Taruna Kasuari Papua Barat. Sedangkan bertindak sebagai Komandan Upacara, Letkol Inf. Yudha Marathona yang kesehariannya menjabat sebagai Komandan Yonif 761/KA.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Yusuf Ragainaga mengatakan peringatan HUT kali ini mengambil tema “ TNI modern bersama rakyat siap mengawal suksesi kepemimpinan nasional untuk Indonesia maju”. Tema tersebut sangat relevan dalam merefleksikan cita-cita, semangat dan tujuan TNI sebagai prajurit yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menjaga dan mengawal kelangsungan hidup bangsa dan negara.

“Makna yang terkandung dalam tema tersebut, yaitu bahwa prajurit TNI sebagai pilar pertahanan negara memiliki peran dan tanggung jawab dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI, serta mendukung percepatan program pembangunan nasional dan ketahanan negara dalam mewujudkan indonesia maju,” ujarnya.

Lanjut ia mengatakan perkembangan lingkungan strategis yang diikuti perubahan politik, ekonomi dan teknologi terus berkembang secara dinamis dan makin kompleks. Selain telah menciptakan dimensi dan spektrum peperangan baru, juga membawa dampak disrupsi di segala bidang kehidupan. Perkembangan situasi ini harus terus diikuti dan menjadi dasar dalam penyiapan kapabilitas TNI dari waktu ke waktu. Untuk itu, TNI perlu diawaki oleh sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan berkemampuan inovatif dalam membangun institusi yang modern.
“Pada kesempatan ini, saya ingin mengingatkan kepada seluruh prajurit bahwa kita dituntut untuk mengedepankan tugas dan kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi. Sekecil apapun sikap dan tindakan yang kurang bijak akan dapat mengganggu bahkan merusak jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional,” tambahnya.

Usai pelaksanaan upacara, dilanjutkan dengan penyerahan anugerah satya lencana kesetiaan dan juga penghargaan kepada prajurit berprestasi serta aksi demonstrasi prajurit terbaik Kodam XVIII/Kasuari dan juga marching band SMA Taruna Nusantara Papua Barat. (ACM)






















