Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 1 Sep 2022 17:19 WIT

Peduli Pencegahan Stunting DWP Papua Barat Mou Dengan BKKBN


 Peduli Pencegahan Stunting DWP Papua Barat Mou Dengan BKKBN Perbesar

MANOKWARI – Memandang serius kasus stunting terhadap anak di Papua Barat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Prov.Papua Barat menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi pencegahan stunting dan gizi buruk pada anak, Kamis (1/9/2022).

Kegiatan yang diikuti anggota dan pengurus DWP sekaligus menandai awal kerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Papua Barat.

Dalam sosialisasi tersebut menghadirkan beberapa narasumber yaitu Kepala Perwakilan BKKBN Papua Barat  Philmona Yarollo, dari Dinas Kesehatan Papua Barat Andry Parinussa dan dr. Sri Fatmi Watamponne.


Ketua DWP Papua Barat Sulastri Mandacan menyampaikan bahwa penanganan stunting terhadap anak harus di pandang serius dan mendapat penanganan yang benar.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa stunting telah menjadi permasalahan yang serius juga dapat menyebabkan lost generation. Hal itu menjadi ancaman bangsa di masa depan serta menyebabkan kerugian negara hingga ratusan trilyun rupiah pertahun. Sehingga ini menjadi tugas bersama dalam penanganannya”, tutur Sulastri.


Kurangnya pemahaman dan rendahnya kesadaran masyarakat mengenai stunting dan dampaknya, menjadi tantangan tersendiri yang harus disikapi secara serius oleh berbagai pihak. Oleh karena itu sudah sepatutnya membekali diri dengan pengetahuan yang cukup terkait penyiapan generasi penerus yang berkualitas.

Salah satu faktor terjadinya stunting ada pada masa kehamilan, dimana ibu berperan dari mengandung hingga merawat generasi muda. Maka asupan gizi dan pola hidup sehat harus diterapkan.


“Sebagai seorang ibu tentunya kita memiliki peran yang sangat penting dalam melahirkan dan merawat anak-anak generasi penerus kita. Kita semua disini bertanggungjawab atas lahirnya generasi muda penerus bangsa yang kuat, sehat dan cerdas”, pungkasnya.  (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 304 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

FUN RUN 5K HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

19 September 2026 - 11:34 WIT

Yosias Saroy Ajak Semua Pihak Bersatu, Struktur KONI Papua Barat Segera Dilengkapi

18 September 2026 - 18:54 WIT

Musorprovlub KONI Papua Barat Dinyatakan Sah, Tahapan Pemilihan Telah Sesuai AD/ART

18 September 2026 - 18:00 WIT

Kapolda Papua Barat Pimpin Sertijab Kabid Dokkes dan Penyerahan Jabatan Kabid Propam

10 September 2026 - 20:55 WIT

Pemprov Papua Barat Gelar Upacara Hut Ri Ke-81 Dengan Lancar Dan Sukses

18 Agustus 2026 - 04:57 WIT

HUT RI ke-81 Momentum Pemuda Untuk Terus Berkarya Mengisi Pembangunan

18 Agustus 2026 - 04:55 WIT

Trending di PAPUA BARAT