Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 22 Nov 2024 18:48 WIT

Pemprov Papua Barat Apresiasi Inovasi Pendidikan Vokasi Daerah


 Pemprov Papua Barat Apresiasi Inovasi Pendidikan Vokasi Daerah Perbesar

MANOKWARI – Pemprov Papua Barat mengapresiasi kepada perguruan tinggi vokasi konsorsium program ekosistem kemitraan di Papua Barat yang dalam hal ini bertindak sebagai pengampu adalah Politeknik Negeri Fakfak dan anggotanya adalah Politeknik Lengguru Kaimana, Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari, dan Sekolah Vokasi Universitas Papua yang telah bersinergi menyelenggarakan program penguatan ekosistem kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis daerah di Provinsi Papua Barat.

Hal itu disampaikan Pj. Gubernur Papua Barat dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Utama, Edward Nunaki.

Ia mengatakan momentum pendidikan vokasi untuk turut ambil bagian dalam pembangunan ekonomi daerah diperkuat dengan hadirnya Peraturan Presiden nomor 68 tahun 2002 tentang revitalisasi pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi. Melalui Perpres ini,terbentuklah strategi nasional Pendidikan dan Pelatihan vokasi serta tim koordinasi nasional vokasi (TKNV) nasional dan tim koordinasi vokasi daerah (TKDV).

Saat ini, vokasi tidak hanya digerakkan oleh kebijakan pusat tetapi juga oleh pemerintah daerah dan kadin daerah. Salah satu yang menjadi point pada transformasi ini adalah dengan mengubah pendekatan dari supply driven menjadi demand driven.

“ Pemikiran-pemikiran melalui serangkaian inovasi yang dihadirkan oleh para komisi menjadi salah satu yang kami nantikan melalui kegiatan ini saya mengajak penyelenggara pendidikan untuk dapat mendorong aktivitasnya menghasilkan inovasi-inovasi sebagai perwujudan turut serta membangun Papua Barat,” ujarnya.

Lanjut kata dia, permasalahan pendidikan di Papua Barat menjadi tugas bersama yang harus diselesaikan secara kolaboratif,  melalui serangkaian evaluasi kurikulum, peningkatan kompetensi pendidikan, pemberian sertifikasi kompetensi bagi siswa serta peluang seluas-luasnya untuk magang di dunia industri. Langkah-langkah kebijakan yang diambil dalam solusi dan permasalahan tersebut ,harus dilakukan analisis dan kajian secara mendalam dan melalui program penguatan ekosistem kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis potensi.

“Daerah ini diharapkan dapat menghasilkan kajian yang komprehensif, yang dapat menjadi bagian rencana strategis pemerintah Provinsi Papua Barat dalam upaya mencari solusi gaya supply dan demand antara dunia pendidikan dan dunia usaha dan industri.”tambahnya.

Program ini telah berjalan selama 1 tahun ini diharapkan menjadi program penguatan ekosistem kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis potensi daerah, dan dapat dilanjutkan serta menghasilkan kajian yang komprehensif, dapat menghasilkan kajian inovatif planning yang menjadi rujukan inovasi, guna menjadi solusi proposal dunia usaha dan industri. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

FUN RUN 5K HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

19 September 2026 - 11:34 WIT

Yosias Saroy Ajak Semua Pihak Bersatu, Struktur KONI Papua Barat Segera Dilengkapi

18 September 2026 - 18:54 WIT

Musorprovlub KONI Papua Barat Dinyatakan Sah, Tahapan Pemilihan Telah Sesuai AD/ART

18 September 2026 - 18:00 WIT

Kapolda Papua Barat Pimpin Sertijab Kabid Dokkes dan Penyerahan Jabatan Kabid Propam

10 September 2026 - 20:55 WIT

Pemprov Papua Barat Gelar Upacara Hut Ri Ke-81 Dengan Lancar Dan Sukses

18 Agustus 2026 - 04:57 WIT

HUT RI ke-81 Momentum Pemuda Untuk Terus Berkarya Mengisi Pembangunan

18 Agustus 2026 - 04:55 WIT

Trending di PAPUA BARAT