MANOKWARI – Wakil Gubernur Papua Barat Papua Barat, Mohamad Lakotani menegaskan pentingnya kedisiplinan, kerja sama lintas struktur, dan percepatan penyelesaian dokumen perencanaan dalam menghadapi agenda pemerintahan, khususnya penyusunan APBD Perubahan tahun berjalan dan rencana anggaran 2026.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani saat memimpin apel gabungan, Jumat (1/8/2025) di halaman kantor Gubernur Papua Barat. Ia mengatakan seluruh ASN harus memahami perannya dalam sistem birokrasi. Eselon II, III, IV hingga staf diminta aktif menjalankan tugas sesuai struktur dan fungsi masing-masing.
“Jangan hanya kepala dinas yang kerja, semua bidang harus menopang. Pemerintahan ini sistem, dan tugas kita tidak bisa dijalankan sendiri-sendiri” ujarnya.
Ia juga menekankan hingga awal Agustus ini, baru sekitar 60% perangkat daerah yang melengkapi dokumen perubahan APBD. Kekurangan ini dapat menghambat proses perencanaan daerah secara menyeluruh.
“Yang belum lengkap, segera lengkapi. Jangan jadi penghambat. Kita sudah terlambat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan, termasuk dengan usulan penggunaan seragam kaos resmi setiap Jumat sebagai bentuk identitas dan kerapian bersama.
Mengakhiri arahannya, Wagub Lakotani mengingatkan bahwa setiap ASN adalah orang terpilih yang harus bersyukur dan menunjukkan integritas dalam menjalankan tugas. “Kalau kita setia dan bertanggung jawab, Tuhan dan pimpinan akan lihat. Tapi kalau malas, jangan berharap naik” pungkasnya. (Marsel Justin Katoar)






















