MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere melantik Melbianus Raimond Mandacan sebagai Wakil Ketua I Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) sisa masa jabatan 2023-2028, Kamis (30/1/2025) di Auditorium PKK Papua Barat.
Melbianus Mandacan merupakan perwakilan unsur agama yang telah memenuhi syarat dan ketentuan sesuai dengan tata tertib MRPB untuk menempati jabatan baru sebagai Wakil Ketua I.
Pj. Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere dalam sambutannya mengatakan pelantikan Melbius Raimond Mandacan menggantikan Maxsi Nelson Ahoren merupakan tindak lanjut dari keputusan MRPB nomor 6/MRPB/11/2024.
Ia mengatakan pelantikan ini akan menjadikan MRPB memiliki Wakil Ketua I, menggantikan saudara Wakil Ketua I yang sebelumnya telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan dan status keanggotaannya. Telah ada keputusan menteri dalam negeri yang men-sah-kan permohonan pengunduran dirinya dari jabatan dan keanggotaan.
“ Sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat, saya percaya bahwa proses dan tahapan pemilihan saudara yang dilantik sebagai Wakil Ketua I, telah berjalan sesuai ketentuan-ketentuan di dalam tata tertib MRPB, terpilihnya saudara, merupakan aspirasi murni dari mayoritas anggota MRPB,” ujar Temongmere.
Pj Gubernur juga berharap, para pimpinan MRPB dapat memimpin MRPB berdasarkan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebab MRPB merupakan representasi kultural orang asli papua. Lembaga ini dibentuk oleh pemerintah dalam rangka pelaksanaan otonomi khusus Papua di Provinsi Papua Barat, MRPB dipercayakan oleh bangsa dan negara untuk ikut serta menjaga keutuhan negara kesatuan republik indonesia.
“Kehormatan diri, harga diri, nama baik atau murwah MRPB harus terus dijaga kemuliaannya oleh seluruh pimpinan, anggota dan sekretariat mrpb,” pesannya.
Diakhir sambutannya Pj. Gubernur berpesan kepada MRPB dan seluruh stakeholder untuk terus membina soliditas, semangat persatuan, kerja sama, dan saling menghargai antar sesama lembaga pemerintah daerah, demi menciptakan keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Papua Barat. (ACM_4)






















