Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 27 Sep 2025 06:28 WIT

Rapat Paripurna DPR Papua Barat Bahas Perubahan KUA-PPAS APBD 2025


 Rapat Paripurna DPR Papua Barat Bahas Perubahan KUA-PPAS APBD 2025 Perbesar

MANOKWARI – DPRD Provinsi Papua Barat menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025 dengan agenda penyampaian dan pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, Jumat (26/9/2025).

Dalam rapat yang dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, staf ahli gubernur, pimpinan perangkat daerah, serta insan pers tersebut, pemerintah provinsi menyerahkan dokumen perubahan KUA dan PPAS kepada DPR Papua Barat.

Gubernur Papua Barat dalam sambutannya menegaskan bahwa penyerahan dokumen tersebut merupakan wujud komitmen eksekutif untuk menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2025 didasarkan pada sejumlah pertimbangan strategis, antara lain:

1. Penyesuaian terhadap dinamika perekonomian nasional yang memengaruhi fiskal daerah.

2. Pemenuhan kebutuhan pembangunan baru yang mendesak.

3. Optimalisasi belanja daerah agar lebih efektif dan efisien.

4. Penyesuaian terhadap regulasi serta kebijakan pemerintah pusat.

Berdasarkan rancangan yang disampaikan, target pendapatan daerah Papua Barat dalam Perubahan APBD 2025 naik 2,75 persen, belanja daerah meningkat 3,61 persen, dan penerimaan pembiayaan naik 33,94 persen dibanding APBD induk 2025.

Struktur perubahan APBD 2025 mencakup pendapatan sebesar Rp3,569 triliun, belanja daerah Rp3,700 triliun, serta penerimaan pembiayaan Rp133,9 miliar. Alokasi anggaran diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, perhubungan, penurunan stunting, pemberdayaan masyarakat, serta belanja perlindungan sosial untuk menghadapi dampak inflasi.

Gubernur juga mengapresiasi DPR Papua Barat sebagai mitra strategis dalam pembangunan. “Kolaborasi harmonis eksekutif dan legislatif adalah kunci keberhasilan pembangunan Papua Barat. Kami berharap pembahasan dokumen perubahan KUA dan PPAS ini menghasilkan rumusan terbaik bagi rakyat,” ujarnya.

Rapat Paripurna ditutup dengan ajakan untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Papua Barat yang aman, sejahtera, bermartabat, dan mandiri.

*Penulis : Marsel Justin Katoar

 

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Gubernur Dominggus Mandacan Soroti Absensi Dan LHKPN Pejabat Pemprov PB

31 Maret 2026 - 10:08 WIT

23 OPD Pemprov Papua Barat Belum Lakukan Peng-Inputan Sirup

30 Maret 2026 - 22:19 WIT

Gubernur Dominggus Optimis Tahun Ini Pemprov PB Kembali Raih Opini WTP

30 Maret 2026 - 14:35 WIT

Trending di PAPUA BARAT