MANOKWARI – Parlemen Jalanan Provinsi Papua Barat menggelar perayaan natal dan tahun baru yang dirangkaikan dengan pemberian 500 paket sembako kepada anak-anak jalanan dan warga masyarakat yang berjualan di Pasar Sanggeng. Perayaan natal dan tahun baru yang mengambil tema ” Pray’s and Song” berlangsung di Pasar Sanggeng, Sabtu (31/12/2022).
Diawali dengan ibadah, perayaan natal dan tahun baru turut dihadiri Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ruland Sarwom, dan Asisten II Setda Manokwari, Harjanto Ombesapu.

Mewakili Gubernur Papua Barat, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ruland Sarwom mengatakan pihaknya bersama Parjal melaksanakn kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian anak-anak jalanan yang mendapat perhatian pemerintah. Dengan adanya perayaan dan bantuan sembako bisa meringankan beban ekonomi keluarga khususnya dalam merayakan natal dan menyambut tahun baru.
” Kami juga mengucapkan terima kasih karena bersama Parjal, Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Pariwisata bisa membantu anak-anak jalanan dan pedagang di Pasar Sanggeng di momen perayaan natal yang penuh kasih” tuturnya.

Bupati Manokwari dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II, Harjanto Ombesapu mengajak masyarakat untuk bergandengan tangan mewujudkan Kabupaten Manokwari menjadi pusat peradaban di Tanah Papua dan Ibukota Provinsi yang religius, berbudaya, berdaya saing, mandiri dan sejahterah. Kemudian juga menghindari perilaku konsumtif dan pemborosan melainkan merubah pola hidup yang lebih baik, serta menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.
” Mari kita semua sungguh-sungguh dalam usaha menciptakan persaudaraan sejati diantara anak-anak suku bangsa, dengan membangun kehidupan bersama di komunitas masing-masing, serta peka dan tetap berusaha ramah terhadap lingkungan agar terhindar dari berbagai bencana,”pesannya.

Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada anak-anak yang ikut membantu menjaga parkir di pasar maupun pertokoan, dan warga masyarakat pedagang di Pasar Sanggeng yang ikut menggerakan roda perekonomian daerah.
Dominggu berharap persatuan dan kesatuan harus terus dipelihara baik di lingkungan tempat tinggal, maupun di lingkungan pasae sanggeng sehingga semua warga dapat melakukan aktivitas jual beli dengan aman, nyaman dan damai.
” Kita punya tanggung jawab bersama terutama menjaga kamtibmas baik di lingkungan kita maupun di pasar ini, sehingga damai dan suka cita natal bisa terus dirasakan ditengah aktivitas kita” ujar Dominggus.

Sementara Panglima Parjal Papua Barat Ronald Mambieuw mengatakan kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan merubah paradigma negatif masyarakat terhadap anak-anak jalanan. Selain itu, merajut tali kasih antara anak-anak penjaga parkir, tap bensin dan saudara-saudara yang berdagang di Pasar Sanggeng, sehingga melalui moment natal bisa menjadi menjalin ikatan saling menjaga di lingkungan Pasar Sanggeng dan sekitarnya dan bisa menciptakan kedamaian dan kamtibmas yang kondusif.
” Kita tahu paradigma masyarakat kepada anak-anak jalanan masih negatif, tetapi tidak semuanya. Mereka yang jaga parkir, tap-tap bensin ini dilakukan sesudah pulang sekolah. Beda dengan anak-anak yang tidak terurus sehingga suka mencuri, begal dan lainnya” terang Ronald.
” Untuk mengatasi hal itu, tidak saja menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi kita para orang tua dan organisasi kemasyarakatan,” sambungnya lagi.
Pada kesempatan tersebut, pihaknya membagikan 500 paket sembako yang terdiri dari beras, minya goreng, gula dan beberapa item lainnya.
Selain itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih atas perhatian Pj. Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw M.Si dan Dominggus Mandacan yang telah memberikan bantuan tangan kasih dan bantuan modal usaha kepada 2.000 warga masyarakat yang terorganisir dalam Parjal Papua Barat. (ACM)






















