Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 13 Feb 2025 09:35 WIT

Selaraskan Program Kerja 2025, Pemprov Papua Barat Gelar Rakor RPJMD


 Pj. Sekda Papua Barat, Yacob Fonataba. Perbesar

Pj. Sekda Papua Barat, Yacob Fonataba.

MANOKWARI – Pemprov Papua Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) menggelar rapat koordinasi seluruh organisasi perangkat daerah, guna menyelaraskan program pembangunan dan menghasilkan rancangan teknokratik yang nantinya disampaikan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih sebelum ditetapkan sebagai RPJMD, Rabu (12/2/2025).

Pj. Sekda Papua Barat, Yacob Fonataba dalam sambutannya mengatakan sesuai siklus pemerintahan diawal Tahun 2025 ini, ada beberapa dokumen perencanaan yang wajib diselesaikan antara lain penyusunan rancangan awal RPJMD, Renstra perangkat daerah, RKPD dan Renja perangkat daerah sehingga diperlukan penyamaan persepsi dan pemahaman terkait dengan arah strategi dan kebijakan, dalam penyiapannya sesuai dengan tugas pokok masing-masing OPD.

“ Ada beberapa dokumen yang harus kita selesaikan di awal tahun ini dan yang ingin kita dorong  dalam rakor ini adalah sinergi, akselerasi dan kolaborasi sehingga kami berharap untuk perubahan RKPD 2025 yang biasanya dilakukan sesudah satu kali semester melalui evaluasi, dan kini bisa dilakukan lebih dari biasanya dan ini akan melalui penetapan RKPD 2026,” tutur Fonataba.

Plt. Kepala Bappeda Provinsi Papua Barat, Deassy Tetelepta.

Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Papua Barat Deasy Tetelepta menjelaskan rapat koordinasi yang digelar tersebut sangatlah penting, karena hasilnya akan dimasukkan dalam sistem informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Pemerintah daerah seluruh Indonesia harus mengikuti jadwal nasional terkait penyelarasan program daerah dengan pusat yang ditentukan paling lambat tanggal 17 Februari mendatang.

“ Memang nantinya akan menunggu arahan dari Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih tetapi hasil dari rapat ini masih berupa rancangan awal teknokratik yang akan dimasukan dalam sistem SIPD untuk penyelarasan yang telah mengacu pada visi misi Gubernur terpilih,” jelasnya.

Deasy juga menambahkan walau mengacu pada visi dan misi gubernur dan wakil gubernur terpilih, namun hasil rakornis dari seluruh OPD Pemprov Papua Barat nantinya masih berupa rancangan teknokratik, karena wajib menunggu arahan dan masukan serta koreksi dari gubernur dan wakil gubernur definitif, sebelum nantinya akan dituangkan dalam rancangan pembangunan jangka menengah daerah atau RPJMD Provinsi Papua Barat tahun 2025-2030. (Joostensz)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kapolda Papua Barat Pimpin Sertijab Kabid Dokkes dan Penyerahan Jabatan Kabid Propam

10 September 2026 - 20:55 WIT

Pemprov Papua Barat Gelar Upacara Hut Ri Ke-81 Dengan Lancar Dan Sukses

18 Agustus 2026 - 04:57 WIT

HUT RI ke-81 Momentum Pemuda Untuk Terus Berkarya Mengisi Pembangunan

18 Agustus 2026 - 04:55 WIT

Remisi HUT Ke-81, Binaan di Papua Barat dan Papua Barat Daya Terima Pengurangan Masa Pidana

17 Agustus 2026 - 21:04 WIT

Gubernur Papua Barat: Remisi Momentum Teguhkan Komitmen Negara Hadir dalam Pembinaan Warga Binaan

17 Agustus 2026 - 12:52 WIT

Dua Remaja Diciduk Jatanras Polda Papua Barat, Diduga Curi Laptop di Sekolah

13 Agustus 2026 - 19:38 WIT

Trending di PAPUA BARAT