MANOKWARI – Kodam XVIII Kasuari buka pendaftaran Komponen Cadangan (Komcad) bagi masyarakat umum, merujuk pada implementasi Undang-undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya Nasional untuk pertahanan negara di wilayah Kodam XVIII Kasuari, Selasa (31/1/2023).
Sosialisasi ini di pimpin langsung oleh Dirjen Pothan Kemenhan RI Mayjen TNI Dadang Hendrayudha didampingi Kasdam XVIII Kasuari Brigejen TNI Yusuf Ragainaga.
Seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) dapat berpartisipasi sebagai Komcad dari berbagai kalangan, mulai dari ASN, Karyawan BUMN/D, Swasta, Mahasiswa. Pendaftaran Komponen Cadangan sudah mulai di buka pada 2 Januari hingga 14 April mendatang.

Merujuk Peraturan Pemerintah atau PP Nomor 3 Tahun 2021, keberadaan Komcad diartikan sebagai sumber daya nasional. Komcad dipersiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi memperbesar dan memperkuat kemampuan komponen utama.
Dirjen Pothan Kemenhan RI Mayjen TNI Dadang Hendrayudha usai sosialisasi berharap agar sosialisasi nantinya dapat menarik antusias masyarakat dalam rekrutmen Komcad.
“Saya berharap kegiatan sosialisasi ini dapat di sampaikan kepada seluruh masyarakat agar animo masyarakat lebih banyak lagi untuk mengikuti Komponen Cadangan ini”, tuturnya.
Dadang menjelaskan Komponen Cadangan ini dapat menjadi gambaran untuk masyarakat melalui aura yang diberikan dalam menunjukkan jiwa bela negara.
“Dengan adanya Komcad ini menjadi roll model yang akan kembali ke pemerintah dan pekerjaannya, intinya mereka dapat kembali dan memberikan aura positif untuk lingkungan dan masyarakat terutama untuk bangsa dan negara”, jelasnya.
Dalam penjelasannya Kasdam XVIII Kasuari Brigejen TNI Yusuf Ragainaga menyampaikan bahwa Kodam sudah melakukan persiapan-persiapan untuk rekrutmen calon Komcad.
“Persiapan dari Kodam sudah dilakukan proses rekrutmen baik dari pemerintahan, masyarakat di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya. Antusias hari ini cukup luar biasa, dan Kodam akan bekerja keras”, ujarnya.
Tahun ini ada 5 Kodam yang menjalankan rekrutmen Komcad dan Kodam Kasuari salah satu yang diamanatkan merekrut Komcad.
Mewakili pemerintah Provinsi Papua Barat, Staf Ahli Gubernur Niko U. Tike menyambut baik rekrutmen Komcad di wilayah Papua. “Kami menyambut baik program ini, hal yang baik untuk bisa menjadi penopang masyarakat yang ada”, ungkapnya.
Selaku Kepala Suku Besar Arfak Dominggus Mandacan mengapresiasi progam komcad untuk membekali anak muda di Papua untuk lebih mencintai negara dna memiliki dasar bela diri.

“Dengan sosialisasi UU 23 tahun 2019 ini sangat baik dan sebagai tokoh masyarakat akan bekerjasama kepada Kodam dan memberikan semangat juga kepada anak-anak kita baik sebagai mahasiswa, ASN maupun komponen pekerja lainnya bisa mengambil bagian untuk menjadi pembela negara”, ungkapnya.
Anggota MRPB Cirylus Adopak melihat bahwa rekrutmen ini perlu di lakukan terutama untuk generasi muda Papua, untuk menumbuhkan cinta tanah air.
“Kami berharap banyak anak Papua yang dapat di rekrut dan dapat di bina untuk menumbuhkan rasa kecintaan terhadap bangsa dan negara”, kata Cirylus. (ACM_2)






















