Menu

Mode Gelap
Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka 1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

PAPUA BARAT · 3 Feb 2025 17:43 WIT

Tuntut Pembayaran Tukin, Dosen UNIPA Gelar Aksi Damai


 Tuntut Pembayaran Tukin, Dosen UNIPA Gelar Aksi Damai Perbesar

MANOKWARI – Ratusan Dosen Universitas Papua (Unipa) di Manokwari menggelar aksi damai di halaman Rektorat Unipa, Senin (3/2/2025). Mereka menuntut penghapusan diskriminasi terhadap dosen serta mendesak pembayaran tunjangan kinerja (tukin) yang tertunda sejak tahun 2020 hingga 2024.

Para dosen yang tergabung dalam aksi tersebut membentangkan spanduk berisi tuntutan yang  mendukung pembayaran tukin tahun 2025 yang telah diatur oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Koordinator aksi, Ir. Sutiharni menyatakan bahwa aksi ini diikuti oleh seluruh dosen dari berbagai fakultas di Unipa yang berdomisili di Manokwari.

“Tujuan utama aksi ini adalah mendukung pembayaran tukin tahun 2025 yang telah diatur oleh kementerian, serta menuntut pembayaran tukin tertunda sejak 2020 hingga 2024. Ini merupakan hak seluruh dosen ASN di bawah Kemendikbudristek Saintek. Aksi ini juga menjadi bagian dari perjuangan dosen di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Sutiharni, pihaknya berharap pemerintah pusat memperhatikan tuntutan ini dan memastikan pembayaran yang tertunda dapat segera direalisasikan tanpa ada diskriminasi terhadap dosen-dosen di Unipa.

Menanggapi aksi tersebut, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Unipa, Dr. Yusup Wiliam Sawaki, S.Pd., MA, menyebut bahwa aksi damai ini merupakan bagian dari hak akademisi dalam menyampaikan aspirasi mereka.

“Aksi ini wajar sebagai bentuk ekspresi dosen dalam menyalurkan aspirasinya. Selama masih dalam ruang yang positif, itu adalah hal yang normal. Apa yang disampaikan akan ditindaklanjuti oleh rekan-rekan asosiasi dosen di pusat, sehingga diharapkan hak mereka segera diterima,” katanya.

Para dosen berharap tuntutan mereka mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat, sehingga pembayaran tunjangan kinerja dapat direalisasikan demi kesejahteraan tenaga pengajar di Unipa. (ACM_3)

Artikel ini telah dibaca 132 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Plt.Kakanwil Kemenag PB Apresiasi Tiga Event Keagamaan Berjalan Lancar, Bukti Kerukunan Umat Terjaga

13 Juli 2026 - 07:18 WIT

3 Tahun, 22 Guru SMA Kasuari Nusantara dan SMANKOR Tidak Terima Tunjangan & Tidak Naik Pangkat

10 Juli 2026 - 21:17 WIT

Beasiswa 1.950 Mahasiswa Asli Papua Program Papua Barat Cerdas Siap Disalurkan

10 Juli 2026 - 20:15 WIT

Gubernur Mandacan Gelar Rakor OPD Bahas Percepatan Realisasi Program 3PB

10 Juli 2026 - 19:09 WIT

Belanja Pegawai Pemprov Papua Barat Aman Dikisaran 30% Sesuai UU No.1 Tahun 2022

8 Juli 2026 - 03:56 WIT

Memimpin 2 Periode, Gubernur Dominggus Mandacan Dominggus Hasilkan 2.582 Honorer Jadi ASN Pemprov PB

7 Juli 2026 - 21:13 WIT

Trending di PAPUA BARAT