MANOKWARI – Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. dr.(H.C) K.H. Ma’aruf Amin meninjau program peremajaan sawit rakyat seluas 2.044 Hektar, sekaligus pencanangan dan penyerahan rekomendasi teknik pabrik kelapa sawit rakyat, yang berada di Distrik Prafi, Sabtu (15/7/2023).
Kunjungan kerja Wapres di Distrik Prafi Kabupaten Manokwari didampingi Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol. (purn) Paulus Waterpauw, Bupati Manokwari Hermus Indou bersama unsur Forkopimda di Papua Barat.

Diketuai Dorteus Paiki, Koperasi produsen sawit Arfak Sejahtera memiliki luas perkebunan sawit seluas 9.400 hektar. Pembibitan yang dimiliki koperasi ini telah berhasil menangkarkan sebanyak 425.000 bibit kelapa sawit dalam kurun waktu 2020 -2023.
Dalam arahannya Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma’aruf Amin menyampaikan bahwa komoditas kelapa sawit sudah memberi kontribusi ekonomi yang besar juga lapangan kerja. Untuk itu keberadaan lahan pertanian sawit harus dijaga dan Manokwari jangan mau ketinggalan dengan daerah lain yang sudah menghasilkan banyak produksi.

“Pemerintah mendorong secara intens program peremajan sawit rakyat secara Nasional, khususnya di tanah Papua. Secara khusus Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) memastikan program ini dapat berjalan di Papua, terutama di Manokwari”, ujarnya.
Wapres mengapresiasi seluruh petani, terutama yang tergabung dalam koperasi produsen sawit Arfak Sejahtra, untuk melakukan penanaman kembali kepala sawit.
“Kedepan perkebunan kepala sawit menjadi model ekonomi Papua produktif guna percepatan pembangunan di tanah Papua”, ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. dr.(H.C) K.H. Ma’aruf Amin melakukan penanaman perdana peremajaan sawit juga memberikan bantuan dana Program sosial bagi Indosesia kepada kelompok tani di Manokwari. (ACM_2)






















