MANOKWARI – Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir,S.I.K.,M.T.C.P. memimpin sidang Kelulusan tingkat Panda Seleksi pendidikan sekolah Inspektur (SIP) Angkatan ke 53 tahun 2024 Senin, (1/4/2024) di Aula Arfak Convention Hall Mapolda Papua Barat.
“Semua adalah hasil dari usaha rekan – rekan, ada yang sesuai harapan dan ada yang belum, dalam kesempatan ini saya sampaikan permohonan maaf karena belum bisa berikan kuota yang terbaik, karena ada pertimbangan dari polda polda yang lain, 50 kuota adalah pertimbangan yang kita dapat untuk kuota kapolda saya pilih melalui kinerja yang saya lihat, yaitu usaha untuk tes dan tidak pernah menyerah” ujar Kapolda.

Lanjut, Kapolda menjelaskan pada kuota bhabinkamtibmas adalah yang benar – benar bhabinkamtibmas, oleh karena itu para bhabinkamtibmas yang terpilih merupakan hasil yang sudah di seleksi sesuai kriteria.
“Pada kuota OAP, kawan- kawan yang lulus patut bersyukur kepada Tuhan, oleh karena itu rekan – rekan bisa lulus dengan total 29.
Pada Kuota Reguler, pertimbangan sebanyak 16 kuota untuk reguler termasuk pria dan wanita. Rekan-rekan yang Tuhan kasih anugerah untuk bisa mengikuti pendidikan di Sukabumi. Silahkan berdoa dan bersyukur, harapanya adalah melaksanakan pendidikan dengan baik dan benar, karena rekan rekan akan keluar sebagai perwira, jadi nanti ada perubahan pada sikap dan mental termasuk dengan sikap kerja nya, selama pendidikan disana dimohon agar jangan bikin pelanggaran dari Polda Papua Barat, semua harus saling bantu, sehingga berangkat 50 orang dan dilantik juga berjumlah 50 orang” pesan Kapolda.
“Untuk rekan – rekan yang belum lulus, belajar dari sekarang untuk mempersiapkan tes di tahun yang lain, belajarlah dari pengalaman karena bobot nilai yang paling besar berasal dari ilmu pengetahuan kepolisian, yang nilainya sudah bagus, pertahankan bila perlu di tingkatkan” tambah Kapolda.

Selain itu, Biro SDM harus bisa memetakan untuk personel yang bisa dan layak untuk mengikuti tes berikutnya pada tahun-tahun kedepan.
” Jadi yang belum lulus jangan berkecil hati, saya sebagai kapolda juga pernah gagal dalam tes, tapi kita harus tetap berdoa dan mendoakan senior dan junior kita yang lulus, oleh karena itu sikapi hasil yang ada dengan kecerdasan spritual” ucap Kapolda. (Rls/ACM_2)






















