Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

PAPUA BARAT · 6 Feb 2024 19:10 WIT

Hadiri Raker Bupati Se-Papua Barat, Pangdam Kasuari Tekankan Jaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa


 Hadiri Raker Bupati Se-Papua Barat, Pangdam Kasuari Tekankan Jaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa Perbesar

MANOKWARI – Dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang, Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, S.E., M.Tr.(Han)., CGCAE., menyampaikan pentingya menjaga kesatuan dan persatuan Bangsa dan Negara.

“Kita ketahui bersama bahwa, kita terdiri dari berbagai macam ragam suku, agama, adat, budaya, bahasa yang kemudian tergabung didalam yang namanya Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Bhineka Tunggal Ika” tutur Pangdam.

Hal ini, ia sampaikan dalam paparannya saat menjadi salah satu narasumber dalam acara Rapat Kerja (Raker) Bupati se-Papua Barat yang dilaksanakan di salah satu hotel di Manokwari,Selasa (6/2/2024).

Pada belahan dunia lainnya banyak Negara-negara lain yang mengalami perpecahan, yang ternyata dengan perpecahan tersebut tidak serta merta membuat mereka menjadi makmur, bahkan banyak kesengsaraan yang mereka alami. 

“Suasana Kamtibmas yang ada sekarang ini, tentunya harus kita jaga dengan sebaik-baik mungkin, dan dengan analisa dilapangan bahwa di masing-masing wilayah agak sedikit menghangat terutama saat Pilkada nantinya, untuk itu diharapkan para Stake Holder harus menjaga situasi yang ada seperti saat ini adem dan damai,” ujar Pangdam.

Dihadapan para unsur Forkopimda dan para Bupati, Pangdam berharap dengan adanya perbedaan pilihan oleh masyarakat para Stake Holder untuk terus menggaungkan dan menjaga persatuan dan kesatuan.

“Komitmen Kodam saat ini, ada lima point penting yang sering saya tekankan kepada prajurit yang berada di wilayah jajaran. Kami juga sudah mempunyai posko pengaduan terkait pelaporan masyarakat apabila ada prajurit Kodam yang melanggar Netralitas TNI dan konsekuensinya prajurit tersebut akan mendapat hukuman sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku”.

“Selain itu, saya selalu menyampaikan kepada setiap Kepala Daerah sampai dengan kepada para Kepala Kampung yang pernah saya kunjungi, untuk melakukan ketahanan wilayah dimana harus dilakukan melalui beberapa arah, salah satu diantaranya kita harus meyakinkan masyarakat kita,” tukasnya. (Rls/ACM)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lamekh Dowansiba Tegaskan Dukung Penuh Pembentukan DOB Kabupaten Pegunungan Meyah

1 Oktober 2026 - 18:19 WIT

Tim Pemekaran DOB Pegunungan Meyah Serahkan Dokumen Aspirasi ke Anggota DPD RI

1 Oktober 2026 - 18:17 WIT

Job Fair Pemprov Papua Barat 2026 Sukses Salurkan Ratusan Pekerja Baru

1 Oktober 2026 - 18:14 WIT

Polda Papua Barat dan Wartawan Perkuat Sinergi Kemitraan melalui Kopi Inspirasi

30 September 2026 - 19:35 WIT

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway

28 September 2026 - 10:44 WIT

BI Papua Barat Padukan Data dan Pangan Lokal untuk Perkuat Pengendalian Inflasi

24 September 2026 - 15:21 WIT

Trending di PAPUA BARAT