MANOKWARI – Memperingati HUT RI ke-79 tahun, Pemprov Papua Barat membuat rekor Muri pembentangan kain bendera merah putih sepanjang 12,77 kilometer, Rabu (12/8/2024)
Pembentangan dimulai dari lampu merah Sinar Suri, kemudian menyusuri Jl. Trikora Wosi, traffic light H.Bauw, Jl. Trikora Biryosi, Jl. Yos Sudarso, Jl. Merdeka.

Kemudian lanjut melewati Jl. Siliwangi, Jl. Irian Kamp Ambon,Jl. Kwawi, Jl. Kenari Tinggi, Jl. Pasir Putih, Jl. Pasirido, dan finish di Jl. Arowi 1.
Seluruh elemen masyarakat mulai dari pemerintah, TNI, Polri, ormas, masyarakat hingga anak-anak terlihat antusias membantu pembentangan kain bendera merah putih.
Pj. Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere mengatakan melalui momentum peringatan HUT RI ke-79, diharapkan dapat meresapi kembali 4 pilar bangsa yaitu pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

” Dari penambahan 13.270 itu angka belakangnya 4, melambangkan 4 pilar bangsa yang harus terus kita pegang teguh yaitu, pancasila, UUD 19945, NKRI dan Bhineka tunggal ika. Kita semua Indonesia dari sabang sampai merauke,” ujar ABT.
Senior Manager Muri Indonesia, Triyono mengatakan hari ini pihaknya memberikan penghargaan museum rekor-dunia Indonesia kepada Pj. Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere atas rangkaian pembentangan kain merah putih terpanjang.

Senior Manager Muri Indonesia, Triyono.
Sebelumnya rekor ini dipegang oleh Papua, dengan pembentangan kain bendera merah putih sepanjang 10 kilometer.
” Sebelumnya rekor ini dipegang oleh Papua dengan panjang 10,7 kilometer, tetapi hari ini dipecahkan Papua Barat di Manokwari terpanjang 12,77 kilo, sehingga kami berikan award rekor dunia,” ucap Triyono.
Penyerahan piagam award Muri diserahkan langsung oleh Senior Manager Muri Indonesia kepada Pj. Gubernur Ali Baham Temongmere di Lapangan Pusdiklat Pramuka Kwarda Papua Barat, Arowi I.






















