Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 18 Jan 2024 18:58 WIT

Gubernur Bank Indonesia Kukuhkan Setian Sebagai Kepala Perwakilan BI Papua Barat


 Gubernur Bank Indonesia Kukuhkan Setian Sebagai Kepala Perwakilan BI Papua Barat Perbesar

MANOKWARI – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warijo mengukuhkan Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Papua Barat dari Rommy Sariu Tamawiwy kepada Setian. Pengukuhan KPw BI Papua Barat berlangsung di Auditorium PKK Provinsi Papua Barat, Kamis (18/1/2024).

Setian yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi KPw BI Maluku Utara dipercaya menjadi KPw BI Papua Barat, sedangkan Rommy S. Tamawiwy diberi tanggung jawab baru sebagai KPw BI Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam sambutannya Gubernur Bank Indonesia Perry Warijo mengapresiasi kinerja dan kepemimpinan Rommy Sariu Tamawiwy yang sangat baik selama 2 tahun menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI Papua Barat, sehingga mendapat promosi menjadi Kepala Perwakilan di Bangka Belitung.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Werijo.

Perry juga menjabarkan pada bulan Desember 2023, inflasi gabungan kota Papua Barat tercatat sebesar 2,94% (yoy). Tingkat inflasi gabungan kota Papua Barat tercatat berada pada rentang sasaran nasional yang sebesar 3±1%. Pada periode yang sama, Kota Sorong juga tercatat sebagai Kota dengan inflasi IHK terendah nasional dari total 90 Kota IHK. Pencapaian inflasi gabungan kota Papua Barat yang relatif terkendali dan masih berada pada rentang target nasional tidak terlepas dari sinergi serta kolaborasi yang terjaga antar anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Papua Barat.

” Bank Indonesia di daerah hadir untuk dapat turut membantu dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam mencapai terciptanya pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan yang didukung oleh inflasi yang rendah dan stabil,”tuturnya.

Selain itu, Bank Indonesia di daerah juga berupaya melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) Papua Barat serta Gerakan Bangga Berwisata Indonesia (GBWI), yang telah diimplementasikan di Papua Barat pada Mei 2023. 

Dalam programnya, Bank Indonesia Papua mendorong laju perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui sektor UMKM. Selain itu, upaya pengendalian inflasi juga mencakup kerja sama pelaksanaan pasar murah dan sidak pasar yang dilaksanakan secara rutin di seluruh wilayah Papua Barat.

Di sisi lain, Bank Indonesia juga mendorong perekonomian daerah sehingga daya beli masyarakat dapat terus berkembang. Dorongan ekonomi tersebut dilakukan melalui upaya- upaya pengembangan UMKM lokal dengan sistem klaster, yaitu dengan pemberian bantuan dan dukungan non-material seperti pendampingan pengurusan izin usaha serta sertifikasi halal, pelatihan penulisan laporan keuangan, serta berbagai upaya lain yang diharapkan dapat direplikasi lebih luas dan menjadi standar baru UMKM. 

Dirinya berpesan agar dalam pengendalian inflasi dilakukan secara efektif dan efisien melalui kerangka 4K, yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

” Saya berharap di era kepemimpinan Saudara Setian, selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat yang baru, dapat terus menghasilkan program-program pendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inovatif dan kolaboratif, serta berkoordinasi,” pesan Perry.

Pj. Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere

Sebelumnya Pj. Gubernur Papua Barat , Ali Baham Temongmere juga mengapresiasi kinerja Rommy Sariu Tamawiwy yang telah bekerja sama dengan baik dengan pemerintah khususnya dalam menjaga inflasi serta menjaga agar ekonomi terus tumbuh, menjaga daya beli masyarakat salah satuxnya melakukan korlaborasi pasar murah. 

” Bersama BI dibawah kepemimpinan Pak Rommy juga mampu melaksanakan kegiatan gerakan bangga buatan indonesia serta mendorong digitlisasi perekonomian di Papua Barat. Harapanya dapat terus dilanjutkan oleh pemimpin yang baru,” ujar ABT.

” Kalau ingat Pak Rommy, kita ingat gerakan 5B yaitu bangga menanam, bangga menjual, bangga membeli, bangga memasak, dan bangga memakan buatan dan hasil pangan lokal,” imbuhnya.

” Harapanya dengan kepala yang baru dikukuhkan, dapat terus bersinergi dan bekerja sama dengan pemda untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Papua Barat,” harapnya. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT