Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 7 Agu 2024 08:06 WIT

Kodam XVIII/Kasuari Siap Garap 3.500 Hektar Lahan Padi Di Papua Barat dan PBD


 Kodam XVIII/Kasuari Siap Garap 3.500 Hektar Lahan Padi Di Papua Barat dan PBD Perbesar

MANOKWARI – Kodam XVIII/Kasuari, lewat Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga menyatakan kesiapannya untuk menggarap lahan seluas 3.500 hektar di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat serta upaya Kodam dalam mendukung penuh program Pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, khususnya di kedua Provinsi tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Kasdam, saat menghadiri langsung upacara pembukaan pelatihan kader ketahanan pangan yang ditandai dengan penyematan pita kepada para perwakilan kader yang terdiri dari prajurit 761/KA, Siswa Polbangtan dan masyarakat kelompok tani, di Warmare, Papua Barat, pada Rabu (7/8/2024).

Kasdam menuturkan bahwa pelatihan kader ketahanan pangan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan produksi pangan, selain itu kegiatan ini merupakan langkah awal bagaimana melihat potensi lahan luas yang dimiliki.

“Peningkatkan produksi lahan pertanian sudah difokuskan di beberapa titik, khusunya Papua Barat dan Papua Barat Daya. Saat ini, untuk daerah Manokwari kita masih banyak kekurangan ketersedian pangan salah satu diantaranya yaitu beras, sedangkan lahan yang kita miliki masih sangat luas sekali, oleh karena itu saya mengajak kepada masyarakat, kita semua yang hadir saat ini bagaimana caranya untuk mencukupi ketersediaan ketahanan pangan serta mendorong agar pertanian kita semakin maju,” ucapnya.

Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerjasama dan sinergi antara Pemerintah Daerah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait. 

“Mari kita bersama-sama bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap langkah dalam pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang maksimal,” kata Kasdam.

Usai upacara, Kasdam bersama rombongan yang hadir berkesempatan untuk mengecek program Penambahan Areal Tanam (PAT) yang berada di daerah Masni, dimana pengecekan ini guna memantau perkembangan program, mengevaluasi pelaksanaan, serta mengidentifikasi dan mengatasi tantangan yang mungkin dihadapi di lapangan nantinya.

Diketahui, saat pemantauan salah satu masyarakat yaitu Sem Dowansiba sebagai pemilik hak ulayat sepakat untuk memberikan lahannya untuk digarap sebagai lahan ketahanan pangan yang disaksikan oleh para pejabat Kodam XVIII/Kasuari, Sekda Provinsi Papua Barat, Kadis Pertanian, Kadis Han Pangan, Kepala Balai Wilayah Sungai, Kepala BSIP Papua Barat, Kadis Pertanian Kabupaten Manokwari, Dir Polbangtan dan Kepala BI Papua Barat. (rls)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT