Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 10 Mar 2024 21:46 WIT

Minus 6 Derajat, Kanwil Kemenag PB Laporkan Hilal Tidak Terlihat Di Manokwari


 Minus 6 Derajat, Kanwil Kemenag PB Laporkan Hilal Tidak Terlihat Di Manokwari Perbesar

MANOKWARI – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat melakukan pemantauan rukyatul hilal penetapan awal Ramadhan 1445H/2024M, Minggu (10/3/2024) di Pantai Masni SP 7.

Pemantauan ini dihadiri Kepala Bidang Haji & Bimas Islam Aziz Hegemur serta dihadiri oleh para tokoh agama dan Ormas Islam Kabupaten Manokwari. 

Mewakili Kakanwil Kemenag Papua Barat Kepala Bidang Haji & Bimas Islam, Aziz Hegemur, S.Ag., M.M., menyampaikan pemantauan awal Ramadhan ditandai dengan munculnya hilal dalam derajat tertentu yang menandai berakhirnya bulan Sya’ban dan awal bulan Ramadhan. Pemantauan ini dilakukan melalui metode rukyah yang dilakukan oleh Kementerian Agama melalui pemerintah Republik Indonesia dan berlaku secara nasional.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang melibatkan Pengadilan Agama dan Ormas terkait. Pemantauan ini dilakukan di 134 titik di seluruh Indonesia dan di Papua Barat, ada 3 titik pemantauan yaitu di Kota Sorong, Manokwari, dan Kabupaten Fakfak.

” Pemantauan hilal di Papua Barar dilaksanakan pada 3 titik, Manokwari, Sorong dan Fakfak. Kakanwil saat ini juga memantau pelaksanan pemantauan hilal di Sorong, sehingga tidak dapat hadir bersama disini,” ucap Aziz.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga mengingatkan kembali pesan Menteri Agama tahun 2024 tentang pentingnya kerja sama untuk menciptakan keharmonisan umat beragama. Salah satu upayanya adalah melalui “Gemar Papeda”, gerakan masyarakat Papua untuk menciptakan damai dengan meningkatkan pelayanan sosial di sekitar mereka.

Sementara itu, Kepala Pengadilan Agama Papua Barat, Muhammad Syauky S. Dasy, S.HI., M.H., mengatakan berdasarkan hasil yang dilihat oleh tim pemantau, pada pukul 18.02 wit, hilal baru memiliki ketinggian minus 6 derajat 0 detik, artinya hilal di Manokwari masih di bawah ufuk.

Kriteria penentuan hilal awal bulan Hijriah oleh Kementerian Agama mengacu pada kesepakatan MABIMS tahun 2021. MABIMS sepakat untuk mengubah kriteria tersebut menjadi ketinggian 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat. 

” Kami bersama tim pemantau tentunya melaporkan kepada Pusat bahwa hasil pemantuan disini hilal belum terlihat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, K.H. Abdul Kholik Bukhori mewakili MUI Provinsi Papua Barat menyampaikan pentingnya moderasi sesama manusia dan kehidupan moderat yang harus dikembangkan. Dia juga menyampaikan visi “1 tungku 3 batu” yang ingin diwujudkan di Papua Barat

” Mari kita menjaga kebersamaan, walaupun nantinya ada perbedaan awal puasa yang ditetapkan pemerintah ataupun muhammadiyah, kita harus saling menghargai dan selamat menjalankan ibadah puasa,” pesannya. (Rls/ACM)

Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Dua Remaja Diciduk Jatanras Polda Papua Barat, Diduga Curi Laptop di Sekolah

13 Agustus 2026 - 19:38 WIT

Kapolda Papua Barat Apresiasi Satker Berprestasi, Dorong Integritas dan Pengelolaan Anggaran yang Akuntabel

13 Agustus 2026 - 19:29 WIT

Pangdam Kasuari: 145 Jembatan dan 115 Titik Air Bersih Dibangun, Wilayah 3T Jadi Prioritas

13 Agustus 2026 - 19:26 WIT

Antisipasi Karhutla, Polda Papua Barat Kerahkan Personel dan Peralatan Siaga

11 Agustus 2026 - 17:30 WIT

GEBER MAS Kemenag Papua Barat, Aksi Nyata ASN Lintas Agama Bersihkan Masjid Serentak

10 Agustus 2026 - 10:16 WIT

Semarak HUT Ke-81 RI, Kanwil Kemenag Papua Barat Gelar Aksi Sosial dan Berbagai Lomba

10 Agustus 2026 - 10:09 WIT

Trending di PAPUA BARAT