MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III Papua Barat, Otto Parorongan mendukung Pelaksanaan Persidangan Umum ke-XII Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) yang dilaksanakan selama 4 hari di Manokwari.
Menurutnya momentum persidangan umum GPKAI yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali merupakan momentum yang strategis untuk dilakukan pemilihan Ketua Majelis Umum GPKAI periode 2024-2029 serta penguatan kapasitas organisasi serta pemberdayaan para pemimpin GPKAI se Indonesia dan perluasan kerajaan ALLAH melalui program-program strategis.
“ Manfaatkanlah momentum ini sebaik-baiknya untuk merealisasikan visi dan misi,tujuan dan strategi bagi kemajuan pelayanan GPKAI,” harapnya.
Sementara Bupati Manokwari dalam sambutannya mengatakan program kerja GPKAI diharapkan sesuai dengan program pemerintah daerah. Mandat Gereja adalah pembaharuan di bidang mental spiritual bagi keselamatan umat manusia, sedangkan mandat pemerintah adalah pembangunan untuk mengusahakan kesejahteraan umat manusia.

“ Gereja dan pemerintah adalah mitra kerja yang dipakai Tuhan bagi keselamatan umat manusia,sehingga Saya mengajak jemaat GPKAI untuk sama-sama bergandengan tangan meningkatkan kesejahteraan bersama,” ajaknya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan. Ia berharap pelaksanaan Persidangan Umum XII GPKAI tentunya dapat menghasilkan pemimpin GPKAI yang bisa menjabarkan visi,misi dan program kerja dari GPKAI selama 5 tahun mendatang.
“ Harapannya momentum ini bisa menghasilkan pemimpin yang dapat menjabarkan visi,misi dan program kerja kedepan, tentunya dengan memperhatikan evaluasi pada periode sebelumnya sehingga bisa ditingkatkan,” ujar Dominggus. (ACM)






















